CMS Wordpress Debian 7
Diposting oleh
Information Explorer
di
21.11
0
komentar
Konfigurasi FTP di Debian Server
FTP merupakan sebuah protokol yang memungkinkan kita untuk berbagi file dalam jaringan, Debian juga merupakan Network Operating Systerm (NOS) yang menggunakan FTP untuk berbagi file.
Nama aplikasi yang digunakan oleh Debian salah satunya adalah <<proftpd>>.
1. Installkan aplikasi FTP pada debian
Lakukan perintah <<apt-get install proftpd>>
2. Tampilan Sebagai berikut akan muncul
pilih <<standalone>>
3. Buat direktori yang akan Dibagikan
Lakukan perintah <<mkdir namafolder>>, contohnya sebagai berikut.
4. Konfigurasi FTP
Lakukan perintah <<nano /etc/proftpd/proftpd.conf>> maka akan masuk ke file konfigurasi ftp.
Pada baris paling bawah tambahkan script seperti berikut.
5. Lakukan pengujian via localhost
Lakukan perintah <<ftp localhost>> maka akan muncul tampilan sebagai berikut.
masukan username dan password yang telah dikonfigurasi, lalu enter.
Selanjutnya lakukan perintah <<ls>> jika muncul file yang telah dibagikan dan <<226 Transfer complete>> maka konfigurasi telah berhasil.
Lakukan perintah <<bye>> untuk mengakhirinya.
6. Lakukan pengujian dari client menggunakan Web Browser
Masukan Sub Domain FTP pada web browser, maka akan muncul tampilan seperti ini:
disini domain yang digunakan adalah <<ftp.ac.net>>, maka akan muncul pop-up window yang meminta autentikasi, login dengan username dan password yang telah dikonfigurasi.
Setelah login akan muncul tampilan sebagai berikut.
Disana akan muncul direktori yang telah dibagikan.
See you later~~
Diposting oleh
Information Explorer
di
17.45
0
komentar
Konfigurasi DNS di Debian
1. Install-kan Debian pada PC atau pada Vitual Machine
Setelah di Install akan ada tampilan sebagai berikut:
Lalu lakukan Login sebagai Super User
2. Sambungkan DVD/CD atau file ISO yang berisi master Debian
Hal ini dilakukan supaya kita tidak perlu repot-repot mengunduh aplikasi DNS yang akan digunakan, dan beberapa aplikasi lainnya.
3. Install Aplikasi DNS
Lakukan perintah <<apt-get install bind9>>
4. Konfigurasi IP Address
Lakukan perintah <<nano /etc/network/interfaces>>, dan lakukan konfigurasi ip address.
contohnya seperti ini:
5. Restart network
Lakukan perintah <</etc/init.d/networking restart>> atau <<service networking restart>>
kurang lebih akan muncul tampilan seperti ini:
Lalu lakukan perintah <<ifconfig>> untuk melihat apakah ip-nya sudah berubah atau belum, jika belum berarti terjadi kesalahan dalam melakukan konfigurasinya.
6. Konfigurasi zone untuk domain (type master)
Lakukan perintah <<nano /etc/bind/named.conf.local>>
lakukan konfigurasi, contohnya seperti ini:
<<jc.net>> merupakan domain yang akan dipakai, <<chairul>> merupakan file forward, dan <<jihad>> merupakan file reverse. Copy file forward <<db.local>> dan file reverse <<db.127>> yang berada di <</etc/bind>>
7. Konfigurasi file forward yang sudah di Copy
contohnya seperti ini:
See You Later~~
Diposting oleh
Information Explorer
di
18.02
0
komentar
Implementasi Penggunaan Dua Network Hasil Subnetting
Hasil Subnetting
Subnet
/ network Ke -
|
1
|
2
|
3
|
4
|
IP Network
|
201.23.45.0/27
|
201.23.45.32/27
|
201.23.45.64/27
|
201.23.45.96/27
|
IP Pertama
|
201.23.45.1/27
|
201.23.45.33/27
|
201.23.45.65/27
|
201.23.45.97/27
|
IP Terakhir
|
201.23.45.30/27
|
201.23.45.62/27
|
201.23.45.94/27
|
201.23.45.126/27
|
IP Broadcast
|
201.23.45.31/27
|
201.23.45.63/27
|
201.23.45.95/27
|
201.23.45.127/27
|
Netmask
|
255.255.255.224
|
|||
Subnet
/ network Ke -
|
5
|
6
|
7
|
8
|
IP Network
|
201.23.45.128/27
|
201.23.45.160/27
|
201.23.45.192/27
|
201.23.45.224/27
|
IP Pertama
|
201.23.45.129/27
|
201.23.45.161/27
|
201.23.45.193/27
|
201.23.45.225/27
|
IP Terakhir
|
201.23.45.158/27
|
201.23.45.191/27
|
201.23.45.223/27
|
201.23.45.254/27
|
IP Broadcast
|
201.23.45.159/27
|
201.23.45.192/27
|
201.23.45.224/27
|
201.23.45.255/27
|
Netmask
|
255.255.255.224
| |||
Gambar Kerja
Rencana Konfigurasi IP Address
- PC 1 menggunakan Subnet ke - 1
- PC 2 menggunakan Subnet ke - 2
Bagian
Konfigurasi
|
PC 1
|
RB
|
PC 2
|
IP address
|
201.23.45.1
|
Ether 2 :
201.23.45.2/27
Ether 3 :
201.23.45.34/27
|
201.23.45.33/27
|
Subnet Mask
|
255.255.255.224
|
-
|
255.255.255.224
|
Gateway
|
201.23.45.2
|
-
|
201.23.45.34
|
Pengujian
Diposting oleh
Information Explorer
di
14.08
1 komentar
Trouble-shooting Access Point
NO
|
Jenis Kesalahan
|
PENYEBAB dan CARA PERBAIKAN
|
1
|
Tidak bisa masuk ke konfigurasi AP
|
IP default AP telah dirubah oleh pengguna sebelumnya.
Reset AP.
|
2
|
PING: Transmit failed. General Failure
|
IP PC yang digunakan untuk konfigurasi AP tidak satu
network dengan AP. Cara mengatasinya dengan menyesuaikan IP PC agar sesuai
dengan AP.
|
3
|
Perangkat tidak bisa terkoneksi ke AP, gagal mendapatkan
alamat IP
|
Konfigurasi Router masih static, pada tab DHCP pilih
“Enable” untuk mengaktifkan layanan
DHCP lalu Save dan Reboot.
|
4
|
Ping: Network is unreachable
|
AP masih memasangkan konfigurasi baru. Tunggu beberapa
saat sampai AP selesai memasang konfigurasi.
|
5
|
Perangkat client tidak bisa mendeteksi signal dari AP
|
Operation Mode AP adalah Client. Ubah Operation Mode
menjadi Access Point.
|
6
|
Request Timeout
|
Kabel yang menghubungkan PC ke AP longgar. Pasangkan kabel
dengan lebih kuat
|
Diposting oleh
Information Explorer
di
15.03
1 komentar
Trouble-Shooting
Request Timed Out
1. Koneksi IP terputus karena kabel jaringan kurang terpasang dengan baik. Cek kabel.
2. Balasan dari host tujuan terlalu lama, karena host tujuan masih melayani host lain. Tunggu sebentar biasanya akan langsung tersambung kembali
Destination Host Unreachable
1. Host ada, tapi tidak terjangkau Karena firewall masih aktif. Matikan firewall
2. Masih mencari host tujuan. Tunggu sebentar biasanya akan langsung tersambung
3. Network yang berbeda. Samakan network
Reply from 192.168.1.22: bytes=32 time<1ms TTL=64
1. Kedua perangkat sudah dikonfigurasi IP dengan benar.
PING: transmit failed. General failure
1. Konfigurasi ip router/pc salah. Konfigurasi ulang IP.
2. IP pc sama dengan router/pc lain.
ICMP (Internet Control Message Protocol)
ICMP (Internet Control Message Protocol) adalah protocol yang bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memerlukan perhatian khusus. Pesan/packet ICMP dikirim jika terjadi masalah pada layer IP dan layer atasnya (TCP/UDP). Pada kondisi normal protocol IP berjalan dengan baik. Namun ada beberapa kondisi dimana koneksi IP terganggu.
Contoh gangguan: Hubungan antara router A dan B mengalami masalah, maka router A secara otomatis akan mengirimkan paket ICMP Destination Unreachable ke host pengirim paket yang berusaha melewati host B menuju tujuannya. Dengan adanya pemberitahuan ini maka host tujuannya tidak akan terus menerus berusaha mengirimkan paketnya melewati router B.
Diposting oleh
Information Explorer
di
15.20
0
komentar
Kerja Proyek
Menghasilkan Energi Listrik Dari Generator Sederhana
Diposting oleh
Information Explorer
di
12.52
0
komentar






