CMS Wordpress Debian 7

Rabu, 16 November 2016

Konfigurasi FTP di Debian Server

Rabu, 31 Agustus 2016



FTP merupakan sebuah protokol yang memungkinkan kita untuk berbagi file dalam jaringan, Debian juga merupakan Network Operating Systerm (NOS) yang menggunakan FTP untuk berbagi file.
Nama aplikasi yang digunakan oleh Debian salah satunya adalah <<proftpd>>.

1. Installkan aplikasi FTP pada debian
Lakukan perintah <<apt-get install proftpd>>

2. Tampilan Sebagai berikut akan muncul
pilih <<standalone>>
















3. Buat direktori yang akan Dibagikan
Lakukan perintah <<mkdir namafolder>>, contohnya sebagai berikut.



4. Konfigurasi FTP
Lakukan perintah <<nano /etc/proftpd/proftpd.conf>> maka akan masuk ke file konfigurasi ftp.
Pada baris paling bawah tambahkan script seperti berikut.






5. Lakukan pengujian via localhost
Lakukan perintah <<ftp localhost>> maka akan muncul tampilan sebagai berikut.

masukan username dan password yang telah dikonfigurasi, lalu enter.
Selanjutnya lakukan perintah <<ls>> jika muncul file yang telah dibagikan dan <<226 Transfer complete>> maka konfigurasi telah berhasil.
Lakukan perintah <<bye>> untuk mengakhirinya.



6. Lakukan pengujian dari client menggunakan Web Browser
Masukan Sub Domain FTP pada web browser, maka akan muncul tampilan seperti ini:

disini domain yang digunakan adalah <<ftp.ac.net>>, maka akan muncul pop-up window yang meminta autentikasi, login dengan username dan password yang telah dikonfigurasi.









Setelah login akan muncul tampilan sebagai berikut.
Disana akan muncul direktori yang telah dibagikan.



















See you later~~

Konfigurasi DNS di Debian

Kamis, 25 Agustus 2016




1. Install-kan Debian pada PC atau pada Vitual Machine
    Setelah di Install akan ada tampilan sebagai berikut:
Lalu lakukan Login sebagai Super User





2. Sambungkan DVD/CD atau file ISO yang berisi master Debian
Hal ini dilakukan supaya kita tidak perlu repot-repot mengunduh aplikasi DNS yang akan digunakan, dan beberapa aplikasi lainnya.

3. Install Aplikasi DNS
Lakukan perintah <<apt-get install bind9>>

4. Konfigurasi IP Address
Lakukan perintah <<nano /etc/network/interfaces>>, dan lakukan konfigurasi ip address.
contohnya seperti ini:










5. Restart network
Lakukan perintah <</etc/init.d/networking restart>> atau <<service networking restart>>
kurang lebih akan muncul tampilan seperti ini:






Lalu lakukan perintah <<ifconfig>> untuk melihat apakah ip-nya sudah berubah atau belum, jika belum berarti terjadi kesalahan dalam melakukan konfigurasinya.

6. Konfigurasi zone untuk domain (type master)
Lakukan perintah <<nano /etc/bind/named.conf.local>>
lakukan konfigurasi, contohnya seperti ini:
<<jc.net>> merupakan domain yang akan dipakai, <<chairul>> merupakan file forward, dan <<jihad>> merupakan file reverse. Copy file forward <<db.local>> dan file reverse <<db.127>> yang berada di <</etc/bind>>







7. Konfigurasi file forward yang sudah di Copy
contohnya seperti ini:

8. Konfigurasi file reverse yang sudah di Copy
contohnya seperti ini: 

9. Konfigurasi file <<resolv.conf>>
contohnya seperti ini: 

10. Restart bind 9
Lakukan perintah <</etc/init.d/bind9 restart>> atau <<service networking restart>>
kurang lebih akan muncul tampilan sebagi berikut: 

11. Pengujian atau test hasil instalasi
Lakukan perintah <<nslookup 192.168.1.100>>, maka akan muncul tampilan sebagai berikut: 

Lalu lakukan perintah <<nslookup jc.net>>, maka akan muncul tampilan sebagai berikut: 


Jika muncul kedua tampilan tersebut, maka DNS sudah selesai di konfigurasi.

12. Pengujian dari Client
Lakukan perintah ping ke ip address server, jika hasilnya reply maka DNS siap digunakan. 



See You Later~~

Implementasi Penggunaan Dua Network Hasil Subnetting

Sabtu, 13 Agustus 2016

Hasil Subnetting

Subnet / network Ke -
1
2
3
4
IP Network
201.23.45.0/27
201.23.45.32/27
201.23.45.64/27
201.23.45.96/27
IP Pertama
201.23.45.1/27
201.23.45.33/27
201.23.45.65/27
201.23.45.97/27
IP Terakhir
201.23.45.30/27
201.23.45.62/27
201.23.45.94/27
201.23.45.126/27
IP Broadcast
201.23.45.31/27
201.23.45.63/27
201.23.45.95/27
201.23.45.127/27
Netmask
255.255.255.224
Subnet / network Ke -
5
6
7
8
IP Network
201.23.45.128/27
201.23.45.160/27
201.23.45.192/27
201.23.45.224/27
IP Pertama
201.23.45.129/27
201.23.45.161/27
201.23.45.193/27
201.23.45.225/27
IP Terakhir
201.23.45.158/27
201.23.45.191/27
201.23.45.223/27
201.23.45.254/27
IP Broadcast
201.23.45.159/27
201.23.45.192/27
201.23.45.224/27
201.23.45.255/27
Netmask
255.255.255.224

Gambar Kerja












Rencana Konfigurasi IP Address

  • PC 1 menggunakan Subnet ke - 1
  • PC 2 menggunakan Subnet ke - 2
Bagian Konfigurasi
PC 1
RB
PC 2
IP address
201.23.45.1
Ether 2 : 201.23.45.2/27
Ether 3 : 201.23.45.34/27
201.23.45.33/27
Subnet Mask
255.255.255.224
-
255.255.255.224
Gateway
201.23.45.2
-
201.23.45.34

Pengujian

  • Ping dari Router Board (RB) melalui menu terminal

  • Ping dari PC melalui Command Prompt (CMD)
  • Mengaktifkan Firewall di PC 1

  • Mengaktifkan Firewall di PC 2

  • Mengaktifkan Firewall pada Kedua PC




See You Later~~

Trouble-shooting Access Point

Kamis, 04 Agustus 2016



NO
Jenis Kesalahan
PENYEBAB dan CARA PERBAIKAN
1
Tidak bisa masuk ke konfigurasi AP
IP default AP telah dirubah oleh pengguna sebelumnya. Reset AP.
2
PING: Transmit failed. General Failure
IP PC yang digunakan untuk konfigurasi AP tidak satu network dengan AP. Cara mengatasinya dengan menyesuaikan IP PC agar sesuai dengan AP.
3
Perangkat tidak bisa terkoneksi ke AP, gagal mendapatkan alamat IP
Konfigurasi Router masih static, pada tab DHCP pilih “Enable” untuk mengaktifkan layanan  DHCP lalu Save dan Reboot.
4
Ping: Network is unreachable
AP masih memasangkan konfigurasi baru. Tunggu beberapa saat sampai AP selesai memasang konfigurasi.
5
Perangkat client tidak bisa mendeteksi signal dari AP
Operation Mode AP adalah Client. Ubah Operation Mode menjadi Access Point.
6
Request Timeout
Kabel yang menghubungkan PC ke AP longgar. Pasangkan kabel dengan lebih kuat

Trouble-Shooting

Kamis, 28 Juli 2016


Request Timed Out 
1. Koneksi IP terputus karena kabel jaringan kurang terpasang dengan baik. Cek kabel.
2. Balasan dari host tujuan terlalu lama, karena host tujuan masih melayani host lain. Tunggu sebentar biasanya akan langsung tersambung kembali

Destination Host Unreachable
1. Host ada, tapi tidak terjangkau Karena firewall masih aktif. Matikan firewall
2. Masih mencari host tujuan. Tunggu sebentar biasanya akan langsung tersambung
3. Network yang berbeda. Samakan network

Reply from 192.168.1.22: bytes=32  time<1ms TTL=64
1. Kedua perangkat sudah dikonfigurasi IP dengan benar.

PING: transmit failed. General failure
1. Konfigurasi ip router/pc salah. Konfigurasi ulang IP.

2. IP pc sama dengan router/pc lain.



ICMP (Internet Control Message Protocol)
ICMP (Internet Control Message Protocol) adalah protocol yang bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memerlukan perhatian khusus. Pesan/packet ICMP dikirim jika terjadi masalah pada layer IP dan layer atasnya (TCP/UDP). Pada kondisi normal protocol IP berjalan dengan baik. Namun ada beberapa kondisi dimana koneksi IP terganggu.
Contoh gangguan: Hubungan antara router A dan B mengalami masalah, maka router A secara otomatis akan mengirimkan paket ICMP Destination Unreachable ke host pengirim paket yang berusaha melewati host B menuju tujuannya. Dengan adanya pemberitahuan ini maka host tujuannya tidak akan terus menerus berusaha mengirimkan paketnya melewati router B.

Kerja Proyek

Sabtu, 23 Juli 2016

Menghasilkan Energi Listrik Dari Generator Sederhana


Pada saat ini sumberdaya adalah hal yang utama, termasuk energi listrik. Kebanyakan aktifitas membutuhkan sumberdaya listrik, karenanya di Indonesia setiap tahun selalu saja kekurangan energi listrik dan sering diadakan pemadaman bergilir yang dimaksudkan untuk mengehemat energi listrik yang bisa dibilang masih sedikit di Indonesia. Maka dari itu dibutuhkan suatu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut, di negara maju seperti Amerika Serikat mereka menggunakan energi nuklir untuk memasok listrik mereka. Karenanya, di sana jarang sekali ada pemadaman listrik. Tetapi, jika terus-menerus digunakan maka energi nuklirpun akan habis. Sedangkan di Belanda, mereka mendapatkan pasokan listrik dengan melalui Kincir Angin, dengan cara angin akan memutar kincir yang terhubung dengan generator lalu generator akan menghasilkan listrik. Dengan cara ini listrik dapat secara efektif dihasilkan serta tidak perlu khawatir kekurangan pasokan listrik.

Disini kami akan mencoba membuat sebuah alat penghasil listrik alternatif, yaitu dengan memanfaatkan magnet sebagai bahan utama dan sebuah kipas kecil yang biasa terdapat pada sebuah komputer atau Cooling Fan.

Kami dari kelompok/perusahaan PT. Solidaritas Sehati, yang beranggotakan:
3. Chairul Matin