Trouble-Shooting

Kamis, 28 Juli 2016


Request Timed Out 
1. Koneksi IP terputus karena kabel jaringan kurang terpasang dengan baik. Cek kabel.
2. Balasan dari host tujuan terlalu lama, karena host tujuan masih melayani host lain. Tunggu sebentar biasanya akan langsung tersambung kembali

Destination Host Unreachable
1. Host ada, tapi tidak terjangkau Karena firewall masih aktif. Matikan firewall
2. Masih mencari host tujuan. Tunggu sebentar biasanya akan langsung tersambung
3. Network yang berbeda. Samakan network

Reply from 192.168.1.22: bytes=32  time<1ms TTL=64
1. Kedua perangkat sudah dikonfigurasi IP dengan benar.

PING: transmit failed. General failure
1. Konfigurasi ip router/pc salah. Konfigurasi ulang IP.

2. IP pc sama dengan router/pc lain.



ICMP (Internet Control Message Protocol)
ICMP (Internet Control Message Protocol) adalah protocol yang bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memerlukan perhatian khusus. Pesan/packet ICMP dikirim jika terjadi masalah pada layer IP dan layer atasnya (TCP/UDP). Pada kondisi normal protocol IP berjalan dengan baik. Namun ada beberapa kondisi dimana koneksi IP terganggu.
Contoh gangguan: Hubungan antara router A dan B mengalami masalah, maka router A secara otomatis akan mengirimkan paket ICMP Destination Unreachable ke host pengirim paket yang berusaha melewati host B menuju tujuannya. Dengan adanya pemberitahuan ini maka host tujuannya tidak akan terus menerus berusaha mengirimkan paketnya melewati router B.

Kerja Proyek

Sabtu, 23 Juli 2016

Menghasilkan Energi Listrik Dari Generator Sederhana


Pada saat ini sumberdaya adalah hal yang utama, termasuk energi listrik. Kebanyakan aktifitas membutuhkan sumberdaya listrik, karenanya di Indonesia setiap tahun selalu saja kekurangan energi listrik dan sering diadakan pemadaman bergilir yang dimaksudkan untuk mengehemat energi listrik yang bisa dibilang masih sedikit di Indonesia. Maka dari itu dibutuhkan suatu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut, di negara maju seperti Amerika Serikat mereka menggunakan energi nuklir untuk memasok listrik mereka. Karenanya, di sana jarang sekali ada pemadaman listrik. Tetapi, jika terus-menerus digunakan maka energi nuklirpun akan habis. Sedangkan di Belanda, mereka mendapatkan pasokan listrik dengan melalui Kincir Angin, dengan cara angin akan memutar kincir yang terhubung dengan generator lalu generator akan menghasilkan listrik. Dengan cara ini listrik dapat secara efektif dihasilkan serta tidak perlu khawatir kekurangan pasokan listrik.

Disini kami akan mencoba membuat sebuah alat penghasil listrik alternatif, yaitu dengan memanfaatkan magnet sebagai bahan utama dan sebuah kipas kecil yang biasa terdapat pada sebuah komputer atau Cooling Fan.

Kami dari kelompok/perusahaan PT. Solidaritas Sehati, yang beranggotakan:
3. Chairul Matin